Makanan sampai ke konsumen melalui rantai pasokan yang bisa berhubungan dengan banyak jenis-jenis organisasi yang berbeda dan membentang melewati batas-batas negara. Satu mata rantai yang lemah dapat menyebabkan pada makanan yang tidak aman yang berbahaya bagi kesehatan, dan ketika hal ini terjadi, bahaya yang ditimbulkan kepada konsumen bisa berakibat serius, dan biaya yang dikeluarkan untuk pemasok rantai makanan menjadi besar. Bahaya terhadap keamanan makanan dapat terjadi pada rantai pasokan di tahap manapun, oleh karena itu kontrol yang memadai dalam keseluruhan proses sangatlah penting.
Untuk itulah ISO 22000 diciptakan untuk menyediakan semua jenis organisasi yang berhubungan dengan rantai makanan untuk mengimplementasikan sistem manajemen makanan. Ini berkisar mulai dari produsen pakan, produsen primer, produsen makanan, transportasi dan operator penyimpanan, subkontraktor hingga retail dan outlet layanan makanan, bersama dengan organisasi terkait seperti produsen alat-alat, bahan kemasan, bahan pembersih, zat aditif dan bahan-bahan makanan.