idende

ISO 27001 - Mengidentifikasi Risiko - Mengendalikan Informasi - Mencapai kontinuitas

Keamanan yang tidak memadai dalam pemrosesan informasi menyebabkan jutaan problema kerusakan setiap tahun. Alasannya dapat bermacam-macam: masalah eksternal, kesalahan teknis, spionase, atau penyalahgunaan informasi. Dalam menerapkan langkah pengukuran yang efektif, Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi tantangan yang terlibat.

Tujuan dari ISO 27001 sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) adalah untuk mengidentifikasi risiko perusahaan, menganalisisnya, dan menggunakan pengukuran yang sesuai untuk membuatnya dapat dikontrol. Dalam strukturnya, standar internasional ISO 27001 selaras dengan siklus PDCA Plan-Do-Check-Act, sebuah pendekatan terkenal dari ISO 9001. Mengintegrasikan ISMS ke dalam manajemen yang ada akan dapat dilakukan dengan mudah.

Jika bisnis Anda membutuhkan sistem manajemen keamanan informasi sesuai dengan ISO / IEC 27001, benefit yang akan Anda peroleh sebagai berikut:

  • keselarasan yang konsisten dari proses perusahaan Anda dengan standar yang terbukti mengarah pada peningkatan terus-menerus dari tingkat keamanan informasi,
  • mengurangi risiko yang ada,
  • meningkatkan pemenuhan terhadap tuntutan kepatuhan,
  • mengurangi tanggung jawab pengawas,
  • meningkatkan kesadaran karyawan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

DQS adalah lembaga sertifikasi Jerman pertama yang mendapatkan akreditasi pada Desember 2000 untuk BS 7799-2, sebelum diterbitkan ISO 27001. Berdasarkan bertahun-tahun pengalaman, serta dukungan auditor berkualifikasi tinggi dan perencanaan yang fleksibel, DQS mendukung pelanggan pada semua tingkatan perkembangan sistem informasi - sejak langkah awal evaluasi diri hingga menuju sertifikasi.

Download

DQS Product Sheet ISO 27001

HLS (High Level Structure) - ISO 27001

Info Paper - HLS - Common structure for management systems