idende

 

Setiap perusahaan atau organisasi pasti menginginkan apa yang menjadi tujuan maupun bisnis mereka berjalan dengan sukses tanpa ada gangguan yang berarti. Namun, ada hal-hal yang tak dapat dihindari dan hanya sedikit perusahaan atau organisasi yang memperhitungkan dan mengimplementasikan tindakan-tindakan untuk mempersiapkan diri jika terjadi insiden besar seperti bencana alam, pandemi, dan lain sebagainya. Maka dari itu, BCMS (Business Continuity Management System)  dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko semacam itu.

 

Business Continuity Management adalah pendekatan manajemen secara keseluruhan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengenali proses dan nilai utama yang paling penting bagi organisasi itu sendiri, dan untuk kelangsungan hidup perusahaan, dan bagaimana melindungi mereka dari pengaruh berbahaya dan insiden besar - atau setidaknya untuk memastikan keamanan kegagalan maksimum. Organisasi dengan sertifikat ISO 22301 mempromosikan kepercayaan para pemangku kepentingan utama mereka, pelanggan dan mitra mereka, serta reputasi mereka. Ini juga memungkinkan mereka untuk bertindak dan berkomunikasi dengan benar dan cepat, untuk merencanakan dan mempersiapkan secara sistematis, dan untuk bereaksi secara efektif dalam situasi kritis.

 

Sasaran BCM

 

Manfaat sertifikasi BCM

  • Memberi manajemen alat untuk menentukan proses yang kritis bagi organisasi
  • Memungkinkan organisasi untuk bereaksi terhadap insiden besar, dan menetapkan tindakan yang sesuai
  • Meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan proses perusahaan yang ada
  • Mencegah kerusakan proses kritis di sepanjang rantai pasokan
  • Meningkatkan pemahaman holistik organisasi, mendorong peningkatan berkelanjutan
  • Memungkinkan keunggulan kompetitif, mis. dengan meningkatkan bisnis pelanggan baru
  • Apakah bukti kepatuhan terhadap undang-undang, peraturan, dan batasan
  • Memberikan dasar yang lebih baik untuk negosiasi dengan penyedia jasa keuangan
  • Menghasilkan peningkatan kepercayaan di antara pihak yang berkepentingan

 

Implementasi dalam 4 tahap

 

DQS mendampingi organisasi di seluruh langkah mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumentasi hingga kesiapan sertifikasi Sistem Manajemen Kontinuitas Bisnis (BCMS) mereka. Penilaian yang meyakinkan dan independen dari sistem manajemen mereka memberikan manajemen puncak dengan jaminan bahwa sistem tersebut sesuai dengan persyaratan standar. Yang lebih penting, bagaimanapun, adalah wawasan yang diperoleh tentang efisiensi sistem manajemen dan kesesuaian untuk mengendalikan skenario yang termasuk dalam rencana Kesinambungan Bisnis. Auditor DQS akan memberikan informasi untuk perbaikan, dan arahan untuk proses pengambilan keputusan.

 

Informasi lebih lanjut dapat dengan menghubungi kami di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 08111108301 /  (021)778 83264.

 

Anda pun dapat menghadiri seminar DQS yang bertemakan “ISO 22301:2019: Solusi Keberlanjutan Bisnis di Masa Pandemi”.

 

Referensi: Tautan

 

 

 

Pada Tanggal 13 Januari 2021 sampai dengan 14 Januari 2021 PT DQS Certification Indonesia sebagai salah satu diantara badan sertifikasi yang ada di Indonesia dan terakreditasi ditingkat global baru saja selesai melaksanakan Internal Audit.

Sebagaimana diketahui bersama, definisi dari “Internal Audit” (atau bisa juga disebut Audit Internal) itu sendiri antara lain adalah suatu fungsi penilaian independen yang dibuat dalam suatu organisasi dengan tujuan menguji dan mengevaluasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan organisasi tersebut atau bisa juga diartikan sebagai penilaian yang sistematis dan objektif yang dilakukan oleh auditor internal untuk memeriksa dan mengevaluasi kegiatan organisasi.

Selain pengertian yang sudah disebutkan diatas, dalam melaksakan Internal audit juga bertujuan untuk membantu manajemen organisasi dalam memberikan pertanggungjawaban yang efisien dan efektif.

Mengacu dari definisi dan tujuan Internal Audit seperti tersebut diatas, maka PT DQS Certification Indonesia (www.dqsindonesia.com) secara rutin dan berkala melakukan audit internal dan biasanya di lakukan di Q1 tahun berjalan, dimana pelaksanaan audit internal tersebut untuk memastikan kesesuaian dan konsistensi terhadap layanan audit sistem manajemen dan proses manajemen standar yang diberikan kepada pelanggannya.

Selain itu pelaksanaan Internal audit ini juga sebagai salah satu persyaratan akreditasi DQS Groups (DQS Holding serta kantor cabang/mitra lisensi diseluruh dunia).

Maka dengan demikian kantor DQS Certiication Indonesia serta kantor perwakilan DQS di seluruh dunia, dapat melayani jasa sertifikasi sistem manajemen oleh badan akreditasi di berbagai negara, diantaranya DAkkS, UKAS, ANAB, VDA QMC dan UNIFE.

Sesuai aturan akreditasi yang berlaku untuk lembaga sertifikasi, kriteria audit yang digunakan pada audit internal DQS Indonesia dengan lingkup ISO 17021:2015, ISO 9001:2015 dan IATF 16949:2016. Standar ISO 17021 merupakan persyaratan untuk organisasi yang menyediakan layanan untuk audit sistem manajemen, ISO 9001 guna memastikan layanan jasa DQS Indonesia konsisten terhadap pemenuhan persyaratan pelanggan serta peraturan yang berlaku. Sedangkan IATF 16949 khusus ditambahkan sebagai kriteria audit untuk menilai kesesuaian layanan DQS Indonesia terhadap klien-klien IATF yang ada.

Kegiatan audit internal ini secara berkala dan konsisten terus dilakukan oleh DQS Indonesia, dan didalam internal audit ini mencakup dan meliputi manajemen serta semua bagian pekerjaan yang ada di DQS Indonesia.

Hasil Internal audit yang dilaksanakan oleh auditor IATF kami dalam hal ini dilakukan oleh Bapak Henry Marpaung menghasilkan adanya temuan dengan klasifikasi 2 NC (Nonconformity) Minor dan 1 OFI (Opportunities for Improvement), sedangkan temuan dari auditor ISO 9001 dalam hal ini oleh Bapak Markus Dihanto dan Bapak Hariadi Alim memberikan temuan berupa 1 NC dan 5 OFI.

Namun demikian bagi kami (internal DQS Certification Indonesia) semua temuan tersebut bukan dianggap sesuatu yang tabu tapi menjadikan dan merupakan suatu masukkan untuk DQS Indonesia agar secara konsisten dan terus menerus dapat melakukan perbaikan dan memberikan layanan yang sesuai kepada semua pelangganya.

Hasil temuan dari audit internal ini tentunya akan menjadi pembahasan berikutnya di dalam rapat tinjauan manajemen dan setelahnya ditindaklanjuti dengan pembuatan koreksi dan perbaikan atas semua temuan yang ada dimana selanjutnya akan dilaporkan kepada kantor pusat kami - DQS Jerman. (www.dqs-holding.com).

 

 

 

DQS Corporate Internal Audit merupakan kegiatan pelaksanaan audit tingkat korporasi DQS Holding yang dilakukan oleh auditor korporasi guna memastikan layanan sertifikasi seluruh perwakilan/ kantor cabang DQS diseluruh dunia telah menjalankan sistem manajemen DQS secara efektif dan efisien.

 

Secara rinci, Corporate Internal audit dilaksanakan untuk DQS Indonesia secara berkala setiap tahun bertujuan untuk :

  1. Memastikan DQS Indonesia telah menjalankan setiap proses bisnis sesuai dengan prosedur yang ada dan ditetapkan oleh DQS Holding Germany dengan efektif dan efisien.
  2. Memastikan DQS Indonesia melakukan invoasi atau improvement untuk setiap hasil temuan dari tahun sebelunnya.
  3. Memastikan DQS Indonesia memberikan pelayanan terbaik kepada customer atau client-client nya.

Pelaksanaan Corporate Internal Audit untuk tahun 2020 di era Covid-19 pandemi, sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dilaksanakan secara on site. Pada tanggal 27-28 Agustus 2020, Corporate Internal Audit dilaksanakan secara online atau Remote Audit melalui aplikasi Zoom clouds, dengan Lead Auditor Bodgan David dan Co-Auditor Nicolas Buechs.

Audit Scope and Objective(s):

  • Verification of fulfillment of DQS CMS requirements and applicable accreditation requirements,
  • Identification of opportunities for business and management improvements
  • Review of effectiveness of corrective actions

Audit Criteria:

Accreditations / authorizations to be considered:

  • ANAB
  • DAkkS
  • IATF (VDA-QMC)
  • Other (KAN);

Number of audit files to be verified in detail (through the whole process chain) and recorded in CF 94:

  • ISO 9001:
  • ISO 14001:
  • OHSAS 18001/ISO 45001:
  • ISO 50001:
  • IATF 16949:
  • Food standards (BRC/IFS/FSSC):

Pelaksanaan Corporate internal Audit, diawali dengan opening meeting, dimana seluruh manajemen DQS Indonesia beserta seluruh staf hadir via online. Dalam sesi opening meeting dilakukan perkenalan masing-masing peserta meeting, serta dilanjutkan dengan penjelasan tujuan, lingkup audit, audit kriteria serta temuan audit. Sebagai tahap pertama dilakukan audit managing process. Dalam audit managing process ditujukan kepada managing director DQS Indonesia yang bertanggung jawab merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan serta mengendalikan seluruh proses sertifikasi dari DQS Indonesia. Dua auditor korporasi melaksanakan audit managing process, kemudian tahap selanjutkan dilakukan audit secara paralel dengan dukungan 2 host zoom clouds. Kegiatan audit secara paralel dilakukan di hari pertama untuk kegiatan Finance; Customer Services Processes and Planning; Marketing Process, Sales and Innovation; Quality Management and Accreditation; Audits/Assessment and Certification Processes.

Di hari kedua, pelaksanaan audit hanya dilakukan oleh lead auditor Bodgan David dimana melanjutkan audit terkait Audits /Assessment and Certification Processes; Auditor Management; Human Resources; IT services.

Closing meeting - Corporate Audit dilaksanakan hampir pukul 18:00 WIB waktu Indonesia bagian barat atau pukul 13:00 waktu Jerman. Seluruh manajemen serta staf DQS Indonesia hadir via online. Terdapat sejumlah temuan minor serta sejumlah peluang perbaikan (OFI). Di akhir kesempatan closing meeting, seluruh manajemen serta staf DQS Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti temuan sehingga diharapkan dapat meningkatkan layanan sertifikasi DQS Indonesia kepada seluruh pelanggan serta memberikan benefit kepada seluruh pihak terkait dengan DQS Indonesia.